Pengiriman Barang via Pelayaran Pelni

Kapal datang berarti rejeki datang. Begitulah apa yang kita rasakan ketika melihat hiruk – pikuk kesibukan portir pelabuhan. Ratusan penumpang dan luapan barang adalah rejeki yang siap di jemput. Ketika kapal sandar ratusan kubik barang yang mayoritas barang kulakan (barang dagangan ) siap diangkut naik ke kapal.

Selain barang bawaan penumpang, ada juga barang titipan dimuat di kapal yang kemudian ketika kapal sandar di pelabuhan tujuan, si Pemilik barang mengambil barang tersebut. Modus seperti ini banyak di kerjakan para porter pelabuhan. Tentunya si pemilik barang sudah punya porter langganan untuk mengurus barang mereka.

Mekanisme pengiriman sangat sederhana, sebelum barang di naikkan ke kapal, si porter tentunya di wajibkan membayar tiket barang ke Pelni ( tiket Over bagasi ). Setelah itu barang di pikul naik keatas kapal yang siap berangkat. Di dalam kapal, barang cukup di titipkan kepada ABK Kapal dan diletakkan locker yang sudah tersedia. Ketika kapal sandar di pelabuhan yang dituju, si pemilik atau penerima barang tinggal menghubungi ABK untuk mengambil barang yang dimaksud.

Banyak keuntungan yang didapatkan melalui pengiriman via pelni ini. Antara lain :
1. Harga kirimnya relative murah. Biasanya per koli barang berkisar antara Rp 300.000,- sampai Rp 400.000,- sesuai dengan besar kecilnya barang.
2. Kedatangan, keberangkatan dan waktu layar kapal Pelni lebih cepat dan terjadwal bila di bandingkan dengan kapal cargo.
3. Waktu bongkar muat lebih cepat. Ketika kapal masuk ke dalam pelabuhan yang dituju, kapal pelni lebih di prioritaskan

Pengiriman barang over begasi di Tanjung Perak Surabaya di dominasi pengiriman untuk rute Indonesia Timur seperti Bau-Bau, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Timika, Merauke dan masih banyak lagi.